Seputar Otaku - Penayangan musim kedua Sousou no Frieren kembali menarik perhatian penggemar, kali ini bukan karena adegan aksi, melainkan karena rangkaian penutup (ending) yang dinilai sangat indah dan artistik. Studio Madhouse memilih pendekatan animasi buatan tangan dengan teknik pensil warna, sebuah pilihan yang kontras dengan tren produksi digital dan penggunaan teknologi AI di industri anime saat ini.
Segmen penutup tersebut kembali disutradarai oleh Mimei Aoume, yang juga terlibat pada musim pertama. Dengan tekstur goresan yang terlihat jelas dan palet warna pastel, animasi ini menghadirkan nuansa hangat layaknya buku sketsa yang hidup. Visual seperti lentera yang melayang, langit senja, dan sosok Frieren yang melankolis memperkuat tema utama serial, yakni ingatan, waktu, dan perjalanan emosional.
Di media sosial, banyak penonton mengungkapkan kekaguman mereka terhadap pilihan artistik tersebut, terutama karena seluruh rangkaian dibuat secara manual menggunakan pensil warna, bukan hasil akhir digital yang dipoles sempurna.
Keindahan visual ini semakin diperkuat oleh lagu tema penutup berjudul “The Story of Us” yang dibawakan oleh Milet. Vokalnya yang lembut dan emosional menyatu dengan suasana visual, menciptakan pengalaman penutup yang meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.

Ending buatan tangan ini dengan cepat disebut sebagai salah satu momen paling berkesan di musim dingin 2026, sekaligus menegaskan komitmen Madhouse dalam mempertahankan sentuhan artistik dan nilai emosional dalam produksi Sousou no Frieren.
Rekomendasi
Hanasaku Iroha Rayakan 15 Tahun dengan Artwork Baru
11 jam yang lalu
Review Witch Hat Atelier Volume 14: Arc Tergelap dengan Ketegangan Maksimal
1 hari yang lalu
Crunchyroll Umumkan Line-Up Anime Spring 2026: 8 Judul Baru dan Seri Populer Kembali!
1 hari yang lalu
Review Manga: In Another World, My Sister Stole My Name Volume 2 dan 3
1 hari yang lalu