Game
Jepang Jadi Penyumbang Pendapatan Terbesar Arknights: Endfield, Lampaui Tiongkok Meski Unduhan Lebih Rendah
Jepang Jadi Penyumbang Pendapatan Terbesar Arknights: Endfield, Lampaui Tiongkok Meski Unduhan Lebih Rendah

Seputar Otaku - Pengembang asal Tiongkok, Hypergryph, merilis Arknights: Endfield pada 22 Januari 2026 untuk PC, PS5, dan perangkat seluler. Dalam bulan pertama sejak peluncurannya, game ini mencatat performa kuat secara global, baik dari sisi jumlah unduhan maupun pendapatan.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Sensor Tower untuk periode 22 Januari hingga 21 Februari, pasar Tiongkok menjadi kontributor terbesar dari sisi unduhan, dengan porsi mencapai 25% dari total unduhan mobile. Jepang berada di posisi kedua dengan 13%, diikuti oleh Korea Selatan (9%), Amerika Serikat (8%), dan Rusia (5%).

Namun, jika dilihat dari sisi pendapatan, hasilnya justru berbeda. Jepang tercatat sebagai pasar dengan kontribusi terbesar, menyumbang sekitar 32% dari total pendapatan global, melampaui Tiongkok yang berada di angka 27%. Bahkan, Jepang juga mencatat pendapatan per unduhan (revenue per download) tertinggi, yakni sekitar 15 dolar AS per pengguna.

Arknights Endfield

Dominasi Jepang dalam hal monetisasi ini juga tercermin pada platform lain. Untuk versi PlayStation 5, Jepang menjadi pasar dengan jumlah pemain terbesar kedua secara global, dengan kontribusi sekitar 15%, hanya berada di bawah Amerika Serikat.

Fenomena ini dinilai berkaitan erat dengan perilaku konsumsi pemain di Jepang. Berdasarkan laporan sebelumnya dari Sensor Tower, pasar Jepang dikenal memiliki average revenue per user (ARPU) yang tinggi, mencerminkan kecenderungan pemain untuk melakukan pembelian dalam game dalam jumlah lebih besar dibandingkan wilayah lain.

Arknights Endfield

Dalam konteks industri game mobile Jepang secara umum, lebih dari 80% unduhan memang berasal dari pasar internasional. Meski demikian, pemain domestik Jepang tetap menjadi penyumbang utama pendapatan, dengan kontribusi mencapai sekitar 70% dari total pemasukan.

Data ini memperlihatkan adanya perbedaan signifikan antara jumlah pemain dan tingkat monetisasi, sekaligus menegaskan posisi Jepang sebagai salah satu pasar paling potensial bagi game berbasis gacha seperti Arknights: Endfield.